CURUG MALELA PESONA ALAM BANDUNG BARAT YANG MASIH TERABAIKAN

Bandung Barat adalah salah satu wilayah yang ada di Propinsi Jawa Barat, merupakan pemekaran dari wilayah Kabupaten Bandung.  Letak geograpisnya yang bergunung menjadikan wilayah ini memiliki pesona alam yang sangat menarik. Salah satunya adalah banyaknya air terjun, yang oleh orang priangan disebut dengan istilah “Curug”, baik itu disebelah utara ataupun selatannya.

Di sebelah selatan tidak terhitung jumlah curug yang ada, yang bisa dijadikan salah satu PAD bagi Kabupaten Bandung Barat.  Salah satu curug yang sudah terkenal namun belum optimal diberdayakan adalah “Curug MALELA”.  Secara administrtip termasuk ke Kecamatan  Rongga, Desa Cicadas Kampung Manglid. Curug ini memiliki keindahan yang sangat mempesona, yang sering disebut ‘ little Grand Canyon’ nya Bandung Barat.

Untuk  mencapai ‘ Curug Malela’ bisa ditempuh melalui beberapa rute. Pertama melalui Kecamatan Batujajar – Cililin – Sindangkerta – Gunung Halu – Rongga – Cicadas. Yang kedua Rajamanadala – Saguling – Cipongkor – Cicadas. Ketiga  melalui Cianjur – Cibeber – Rongga – Cicadas.  Dua kali berkunjung kesana 1996 dan 2013 saya melalui rute pertama.

Dan yang akan saya informasikan rute melalui Batujajar dimana merupakan tempat tinggal saya.

Pada hari Minggu pagi kami sekeluarga berangkat, tadinya saya akan menggunakan motor untuk cari rute, dan cek kondisi jalan, walau tahun 1996 pernah kesana,  tapi istri dan anak anak tercinta ingin sekalian ikut, akhirnya kuputuskan menggunakan mobil ‘Katana’( saya sebutkan jenis mobil, biar pembaca yang mau ke Curug pake mobil untuk saat ini mempertimbangkannya ). Dashboard menunjukan angka 

Image

Sebagai bahan pertimbangan dari Batujajar  ada 2 SPBU yang ada, satu di Cipatik dan yang kedua di Manapa sebelum Cililin.

Dari Batujajar  papan penunjuk arah sangat jelas,  bahkan sampai ke Rongga.

 Ada beberapa titik kemacetan yang perlu ada waspadai, di Batujajar ada pasar yang selalu macet , walu ada jalan pintas yang bisa kita lewati,  setelah jembatan Citarum ada petunjuk arah, kita belok ke kanan menuju ke cihampelas dan dari Alun alun Cililin kita ambil arah ke kiri. Dari cililin jalan mulus  walau ada beberapa titik yang rusak dan ada perbaikan pengecoran.

 

 

 

Image

 Image

Setelah melalui jembatan Ciminyak kita belok ke kiri dan beberapa ratus meter dari situ ada pertigaan di Rancapanggung, ke kanan arah Cijenuk – Cipongkor. Lurus kea rah Sindagkerta – Gunung Halu – Rongga. Dari pasar Ranca Panggung jalan mulai menyempit dan banyak tikungan dengan tanjakan serta kondisi jalan yang belubang dibeberapa titik yang perlu anda waspadai.

ImageImageImage 

 

 

Melewati Sindangkerta ada beberapa titik kemacetan, yaitu pasar,  sekedar informasi ada ‘ pasar kaget’ di Sukajadi , pada hari Minggu.  Selain  jalannya sempit juga banyak sepeda motor dan mobil yang parkir seenaknya.

ImageImage

 

Setelah lewat Pasar Kaget  di Sukajadi  kita bisa melaju dengan nyaman walau ada beberapa titik yang masih rusak, tapi bisa terobati dengan indahnya pemandangan.

 ImageImageImage

 

 

 

 

Setelah berliak liuk ditanjakan dan turunan melalui perkebunan ‘ Teh’, jalan mulai menurun  dan tampak papan penunjuk arah, lurus  ke Kantor kec Gunung Halu, Ciwidey dan Ranca Upas, dimana ada Pabrik Teh “ MONTAYA”. Dan ke sebelah kanan arah menuju Ke Kec Rongga, Curug Malela dan Cianjur Selatan. Beberapa  puluh meter dari pertigaan ada tempat oleh oleh yang sudah terkenal dari Gunung Halu yaitu ‘ JAWADAH  sayang pas pulang kami tidak sempat mampir.

ImageImage

 

 

 

Setelah membeli perbekalan, di Indormart,  kami  kembali melanjutkan perjalanan jalan mulus menurun dan berliku, tapi jangan hawatir kita akan disuguhi pemandangan yang mempesona dari persawahan dan aliran sungai dengan air yang cukup jernih.

ImageImageImageImageImage

 

Setelah melewati sebuah jembatan jalan mulai rusak  naik turun, beberapa lama kemudian sampailah ke kecamatan Rongga, dimana terpampang penunjuk arah,  lurus ke arah Cilangari yang terkenal dengan ‘ wanita cantiknya’ yang konon masih ada yang keturuan Belanda dan ke arah Cianjur. Ke sebelah kanan menuju ke Kecamatan Rongga . Curug Malela dan Cipongkor.

Image Image

 

 

Setelah berlika liku di jalan yang sempit naik turun melalui persawan dan pemukiman sampailah pada sebuah jalan cagak  dengan jelas tertulis ke kanan Kantor Kec Rongga dan Cipongkor, ke sebelah kiri Curug Malela dan Curug Buana dengan jarak 10 km.

Image

 

Dari sinilah perderitaan akan kita alami, selain jalan yang rusak anda harus siap TANYA TANYA  jika menemukan jalan bercabang. Setelah beberapa lama kita akan sampai ke perkebunan teh  Montaya Wilayah Rongga dengan pemandangan pepohonan besar berjejer.

Image

 

Setelah melewati  perkebunanan ini anda  harus hati hati, TIDAK ANDA PETUNJUK JALAN  kemana arah ke Curug Malela.  Ada jalan cagak di dalam perkebunan, kita ambil jalan ke kiri yang menurun. Ikuti jalan tersebut sampai mentog ke Kantor Perkebunan Montaya. ImageImage

 

 

Dari sini kita ambil jalan ke kanan menanjak, memasuki perkebunan teh dengan jalan perkebunan yang sempit tapi cukup mulus, walau ada beberapa titik yang sudak mulai rusak. Setelah beberapa lama terlihat sebuah ‘Tugu’  yang menandakan kita sudah masuk ke wilayah Desa Cicadas. Kami  berhenti untuk menyantap bekal yang ada dan sekalian ngademin mesin.  

 

ImageImageImage

Dari sini jalan mulai naik lagi masih melalui perkebunan teh, setelah beberapa lama kita akan bertemu dengan perempatan dengan sebuah warung dan deretan ojeg , ada petunjuk arah ke kiri Curug Malela.

Jalan tanah berbatu mulai nampak, naik turun, jangan harap kita bisa lewat dimusim hujan. Ada info yang konon katanya tahun 2014 akan dihot mix, semoga aja. Kiri kanan banyak tanaman sereh wangi yang memanjakan pandangan mata kita.

 

ImageImageImageImageImage

Setalah beberapa lama kita akan sampai ke sebuah perkampungan, ada jalan cagak, kita harus ambil jalan ke kiri naik.

ImageImage

 

 

Setelah cukup ‘ DuGem  alias Duduk Gemetar    hhhhahh….kita akan sampai pada sebuah gapura berupa  Gerbang Selamat Datang’ di Curug Malela.

Image

Dari sini bukan berarti perjalanan selesai, kita masih dihadapkan dengan kondisi jalan yang menanjak berbatu dengan kerusakan yang tidak bisa dibilang lumayan, hahaha. Beberapa kali saya harus turun untuk mengecek bisa gak mobil lewat, jangan harap kalau anda bawa minibus, kalau motor anda harus siap pasang kaki menghindari jalan berlubang dengan batu batu yang besar.  Mobil hanya sanggup di gigi 1, gak berani di 2 takut mundur lagi.  Sebelah kanan jurang siap menanti…hhhiiii. Istriku sampai gak sanggup mengambil gambar jalan lagi. Ku cek ampere sudah melewati tengah. Akhirnya aku menyerah, mobil kudinginkan dulu, sembari  menenangkan istriku yang dah mulai gak sabar ngajak pulang balik, karena lihat jalan yang tambah JELEK. Pemandangan yang indah sudah tidak dihiraukan oleh istriku,,hahaha.

Image

 Image

 

 

 

Perjalanan kami lanjutkan setelah melalui tanjakan dengan batu batu dan lubang yang bisa menelan ban ukuran 13, akhirnya sampai ke jalan cagak tidak ada penunjuk arah, dan jangan harap ada bisa bertanya kalau gak secara kebetulan ada yang lewat. Kita ambil jalan yang ke kiri menurun. Dan penderitaan tidak sampai disini masih 2 km lagi katanya sampai ke parkiran, bukan ke Curugnya ingat..hehehe.

Image

 

Dari sini kondisi jalan tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, kalau enggak dibilang lebih parah.  Ini kami ambil sewaktu pulang balik. Dan ini bukan yang terparahnya, hehehe. Tapi kita masih dimanjakan dengan pemandangan yang mempesona.

 Image

Image

 

Setelah beberapa lama tampak beberapa bangunan dan itulah tempat pakiran terakhir  dengan turunan yang lumayan. Kuputuskan mobil diparkir agak jauh, karena lihat jalan bukan berbatu tapi ‘ TANAH’ ini akan merepotkan walau di gigi satu bisa aja slip turn lagi. Kami bertemu dengan rombongan Riders dari Cianjur yang pulang.

 Image

 

 

Dari sini mulai trek yang harus dilalui dengan anak tangga menurun,  lebih kurang 1 km. siapkan fisik yang prima. Dengan pohon pinus dikiri kanan jalan, cukup menyegarkan.

 

 

Image

Setelah beberapa lama menuruni jalan sampailah di tempat penampungan air dan toilet yang nampak kurang terawat. Ada dua buah warung disini. Dari sini bisa terlihat pemandangan yang begitu indah walau masih jauh dan jalan mulai menurun 45 derajat dan bahkan ada yang lebih,hehehe.

 

Image

 

 

Setelah melalui turunan dan persawah terasering ala pegunungan sampailah kita ke salah satu anugrah Alloh yang diberikan kepada kita. CURUG MALELA

ImageImageImageImageImageImageImageImage

 

Sekedar info yang harus kita perhatikan,  anda jangan TERLENA dengan keindahan curug ini, dengan bermain dibawah air terjunnya. Sewaktu waktu bisa ada banjir bandang yang datang, ada yang pernah terbawa hanyut sampai ke curug terakhir dari rangkain ‘ Curug Tujuh’ ini,  salah satunya ‘ Curug Malela’ yang merupakan curug paling atas.  

Cuaca sedikit mendung, kuputuskan segera angkat kaki kalau enggak bisa bisa harus nginap karena terbayang jalan tidak akan bisa dilewati dengan mobil. Inilah tantangan yang harus kita siapkan. Tanjakan untuk sampai ke tempat parkir bisa bikin kita ngos ngosan. Setelah melewati persawahan kembali, disana ada ojeg yang siap mengantar kita sampai ke tempat parkir jika menyerah nanjak…hhhaa  ,soal tarip tidak sampai lewat dari Rp 10.000, bahkan bisa sampai ke Gunung halu atau Sindang Kerta kalau kita tidak bawa kendaraan sendiri. 

Perjalanan pulang ternyata bukan hal yang mudah dengan jalan menurun rem harus siap, hujan mulai turun tapi alhmdulillah sudah melewati jalan tanah.  Di daerah Gunung Halu kami berhenti untuk melaksanakan sholat. Alhamdulillah sebelum Magrib kami sampai di Istana dengan selamat. Tertera angka di dashboard  89852

 

Berarti

89852 –  89732   = 120 km pp, bukan jarak yang terlalu jauh kalau cuma  60 km seandainya jalan sudah  bisa dilalui dengan nyaman. Tidak harus hot mix yang penting rata.  Semoga saja 2014 terwujud. Aamiin. Semoga tulisan ini bisa sedikit membantu anda yang mau berkunjung ke CURUG MALELA.

 

4 thoughts on “CURUG MALELA PESONA ALAM BANDUNG BARAT YANG MASIH TERABAIKAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s